Tampilkan postingan dengan label berdarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berdarah. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2011

Lima Penyebab Kucing Mencret Darah

Beberapa hari yang lalu kucing saya mengalami masalah pencernaan, yaitu mencret darah, berak darah, atau feses berdarah sekaligus ada lendirnya. Pertama-tama tidak begitu sering terjadi, tetapi makin lama makin sering. Meskipun darahnya tidak banyak, hanya di ujung keluaran feses saja, tetap saja membuat khawatir.

Dua hari berikutnya, saya membawa kucing ke dokter hewan untuk vaksin yang kedua, yaitu termasuk vaksin rabies dan lainnya. Untungnya, dokter hewan (vet) menanyakan tentang kesehatan kucing saya terlebih dahulu. Ya sudah saya bilang saja berak berdarah tapi hanya di akhir feses saja.

Dokter pun memberikan saran untuk tidak divaksin terlebih dahulu karena itu artinya kondisi kucing saya sedang tidak baik atau lemah. Harus dilakukan penyembuhan terlebih dahulu.

Saya berikan pernyataan saja bahwa saya sudah memberikan obat cacing (drontal) kepada kucing saya satu bulan yang lalu. Dengan informasi yang saya berikan dokter pun dapat menyimpulkan bahwa sebab kucing mencret darah ini bukan disebabkan oleh cacing. Vet memberikan keterangan bahwa mencret darah ini disebabkan oleh protozoa, entah protozoa apa yang penting kucing saya sembuh.

Oleh karena itu kucing saya akan diberi obat racikan vet dengan terlebih dahulu menimbang berat badan, mungkin supaya obat yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan supaya tidak over dosis.

Dengan demikian, bertambahlah pengetahuan saya tentang penyakit kucing terutama penyebab kucing mencret darah. Penyebabnya antara lain:

  • Cacingan yang menggerogoti usus sehingga terjadi luka
  • Protozoa
  • Makanan basi
  • Susu dengan takaran air dan susu bubuk seperti manusia
  • Keracunan

Reaksi Obat dari Vet

Terbukti langsung bekerja dan ampuh. Siang dimakan, pada malam hari fesesnya sudah tidak mengeluarkan darah dan lebih padat. Meskipun begitu, obatnya harus tetap dihabiskan karena termasuk golongan antibiotik. Obat ini kata vet sangat pahit, kalau sampai terkunyah kucing bisa menyebabkan liur berlebih dan menetes hiiii.. Sayangilah peliharaan.(harian.aprillins.com,1 May 2010)